Lapangan Bulutangkis Rajabasa

Jumlah lapangan bulutangkis yang bisa disewa untuk umum tampaknya tidak banyak pada hari biasa apalagi hari libur di Malang, setidaknya saya kemarin bersama teman – teman kesulitan mencari lapangan badminton yang buka pada saat liburan lebaran. Dari pencarian saya cuma satu yang buka dan hanya libur pada tanggal merah saja, yaitu lapangan bulutangkis Rajabasa.

Nama tempatnya mengikuti alamatnya yaitu di jalan Terusan Rajabasa berdekatan dengan STFT (Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi), daerahnya berada di sekitar Universitas Merdeka Malang tapi lebih ke dalam. Sebenarnya pada lapangan badminton ini memanfaatkan gedung pertemuan milik STFT dan kemudian diberi garis lapangan, alhasil ada 4 lapangan yang bisa dipakai dalam waktu yang bersamaan.

lapangan-bulutangkis-rajabasa-kiri

Kalau makanan mungkin bisa diberi pendapat, sedangkan review lapangan bulutangkis mungkin sangat terbatas faktornya tapi saya akan berusaha menjelaskan kesan – kesan saya.

Harga sewa per jamnya adalah Rp, 20.000,- (merupakan yang termurah yang pernah saya gunakan) sedangkan jam bukanya adalah dari pagi sampai jam 4 sore untuk umum, nanti dibuka kembali jam 6 sore keatas sampai selesai. Jam 4-6 sore ini diperuntukkan untuk anggota klub dan sesi latihannya. Kabarnya ada sistem member membayar sewa lapangan per bulan, tapi saat saya tanyakan tidak ada potongan biaya untuk menyewa langsung 1 bulan.

Net dari setiap lapangan warnanya transparan untuk mata saya, dan namanya pemain yang baru belajar fungsi jaring ini cukup penting untuk mengetahui dimana batasnya. Apalagi dengan kuatnya lampu disamping, dijamin kadang bisa silau kalau kebetulan melihatnya langsung.

lapangan-bulutangkis-rajabasa-kanan

Tips saya yang lain adalah jangan biasakan meletakkan barang di kursi karena lokasinya tepat bersebelahan dengan jendela yang terbuka, apalagi dengan banyak orang lalu lalang maka saya anjurkan minimal selalu ada satu orang yang menjaganya.

Oh ya, biasakan membuat janji untuk booking lapangan tidak di jauh hari sebelumnya karena si penjaga tampaknya tidak mencatat hal tersebut, dan jangan juga terlalu dekat dengan harinya karena biasanya sudah habis. Saran saya 2-3 hari sebelumnya dan konfirmasi pada 1 hari sebelumnya. Saya memiliki pengalaman pahit mengenai hal ini karena lapangan sudah dibooking tapi ternyata sudah diberikan ke orang lain karena saya terlalu lama waktu bookingnya dan dianggap main – main. 🙁

One Comment

Tulis balasan...